Disadur dari sebuah buku karangan Syaikh M. Jamaluddin Mahfuzh, bab pertama dengan tema "Pentingnya Pendidikan Pada Masa Anak-anak dan Remaja", atau mau lebih lengkap infonya klik aja disini.Para Ulama sepakat bahwa kehidupan seseorang itu dapat dibagi menjadi beberapa fase sebagai berikut:
- Dari mulai lahir sampai usia dua tahun, disebut fase persiapan.
- Dari usia dua tahun sampai usia enam tahun, disebut fase permulaan anak-anak.
- Dari usia enam tahun sampai usia dua belas tahun, disebut fase paripurna anak-anak.
- Dari usia dua belas tahun sampai usia lima belas tahun, disebut fase permulaan remaja.
- Dari usia lima belas tahun sampai usia delapan belas tahun, disebut fase pertengahan remaja.
- Dari usia delapan belas tahun sampai usia dua puluh tahun, disebut fase paripurna remaja.
- Dari usia dua puluh tahun sampai usia tiga puluh tahun, disebut fase kematangan dan pemuda.
- Dari usia tiga puluh tahun sampai usia enam puluh tahun, disebut fase pertengahan usia atau kejantanan.
- Dari usia enam puluh tahun dan seterusnya, disebut fase lanjut usia
Jelas sekali, bahwa fase kanak-kanak dan fase remaja digambarkan sebagai dasar bagi pembentukan kepribadian seseorang. Dengan andil bantuan dari kaum ayah dan para pendidik yang interes mengurusi pendidikan anak-anak dan remaja, Insya Allah kita akan sukses dalam membina para pemuda yang sehat jiwa, akal, dan badannya.






1 komentar:
"fase kanak-kanak dan fase remaja digambarkan sebagai dasar bagi pembentukan kepribadian seseorang".
setuju sekali dengan pendapat ini,namun bukan berarti mereka yang telah melewati masa "ini" tidak bisa lagi membentuk kepribadiannya, apalagi bagi mereka yang ingin merubah menjadi lebih baik lagi.
selamat menyongsong tahun baru juga dan terima kasih sudah berkunjung ke blog saya,,, salam!!!
Poskan Komentar