19 Oktober 2009

GOOD BYE

Disini aku pertama kali mengenal blog, disini pertama kali aku belajar menulis, disini pula aku mendapatkan banyak teman dari dunia maya.Tapi seiring berjalannya waktu,aku mengenal banyak blog, aku mengenal social networking dan dengan itu, banyak hal yang harus aku perbuat, sehingga ruang kecil ini tak terawat.
Bukan tak sayang, bukan tak cinta.

Aku manteng disini

18 Desember 2008

Pedoman Hidup Sehat

Kesehatan adalah kebutuhan setiap manusia, untuk mendapatkan kesehatan yang baik kita harus memperoleh kehidupan yang sehat. Seperti yang telah dijelaskan didalam undang-undang kesehatan ada beberapa pedoman hidup sehat :
1. Tidur harus cukup. Dianjurkan 8 jam sehari semalam. Tetapi menurut idealnya adalah sesuai kebutuhan masing-masing, yang harus ditekankan adalah bahwa setelah tidur itu, badan kita menjadi segar.

2. Harus ada istirahat. Tubuh dilarang bekerja terus menerus, perlu diberi istirahat agar terkumpul tenaga baru dan segar.

3. Makan makanan yang bermanfaat. jangan hanya makanan enak tapi Bermanfaat bagi kesehatan dan tubuh kita.

4. Bernafaslah dalam-dalam. Biasakan duduk, berdiri, dan berjalan dengan tegak, sehingga dada bisa berkembang.

5. Hirup udara yang segar dan biasakan terkena sinar matahari pagi. karena dapat membunuh kuman-kuman dengan mujarab.

6. Berolahraga. biasakan berolahraga yang ringan-ringan, seperti jogging atau lari.

7. Kurangi rokok, dan hindari Alkohol. ini pemicu utama perusak kesehatan, selain merugikan juga..mahal, hehehehehe...

8. Kendalikan emosi. jangan sampai kita yang dikendalikan emosi.

9. Jangan melakukan kegiatan sexual berlebihan. Serta jangan melanggar kesusilaan, karena dapat membuat kemauan bisa menjadi lemah.

10. Berpakaianlah yang pantas dan sederhana. ya iyalah..secara gitu orang waras masa pakaian compang-camping??

Ok bro....

From "menentukan tujuan" karya Sumantri M

18 November 2008

SEX Itu apa?

Suatu pagi seorang anak yang baru masuk sekolah dasar bertanya kepada ayahnya, 'Yah........ ayah..... ... sex itu apa sih, yah.....?'
Terperanjat si ayah mendengar pertanyaan si upik. Terbayang dia tentang arus moderen zaman sekarang yang membuat manusia berfikiran terbuka, termasuk anak yang masih kecil. Sesuai dengan konsep pendidikan seks yang sedang hangat dibicarakan, mulailah si ayah mencari-cari jawaban yang sesuai dengan umur dan harapan anaknya yang ia harapkan tak mau tertinggal dalam arus pendidikan modern.
Maka si ayah pun mulai memberikan jawaban dengan mengkiaskan kumbang dan bunga, telur yang yang menetas berudu dan kemudian menjadi katak, hujan serta benih yang berkembang menjadi tunas, diikuti dengan pembentukan bayi dalam kandungan. Sebelum mengakhiri semua jawaban itu, si ayah menyelipkan juga kisah percintaan antara ia dan mamanya sejak dari zaman sekolah menengah hingga sampai kelahiran seorang bayi comel yaitu si anak yang bertanya itu. Tiba-tiba si anak menangis terisak-isak. Si ayah keheranan.
'Eh kenapa yah.....?'
Si ayah bertanya keheranan. Tetapi si anak masih tetap menangis. 'Jawabanya panjang amat........ . hu.........hu. .......hu, terus dimana tempat untuk nulis jawabannya.. ......... ..? Ayah ajalah yang nulis jawabannya !!!!! ......hu.... ..hu..... .hu
Si upik lantas menyerahkan buku sekolah yang pada muka depannya tertulis.... ......... ...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

NAME : ............ ......... ......... ....
SCHOOL : ............ ......... ......... ...
CLASS : ............ ......... ......... ....
SEX :........... ......... ......... ....

from : Juventini

23 September 2008

Berkah di bulan Ramadan

Sabtu malam tanggal 20 September 2008 menjadi hari yang bersejarah buat aku dan keluargaku, karena untuk pertama kalinya di hari itu aku menjadi seorang Bapak, tepat pukul 21.23 WIB aku mendapat anugerah dari ALLAH Subhanahu wata’ala berupa amanah seorang bayi perempuan dengan berat badan 2,9kg dan panjang 50cm.
Subhanallah.. itu yang aku kumandangkan saat aku bisa menemani dan menyaksikan anakku pertama kalinya melihat dunia ini.
Alhamdulillahirabbil’alamin…. yang aku haturkan tanpa putus karena persalinan berjalan lancar dan dengan proses normal, serta istri dan anakku diberi kemudahan dan kesehatan.
Barakallahu… Berkah di bulan Ramadan ini menjadi yang terpenting dalam hidupku. Awal aku menjadi seorang Ayah dan menjalani babak baru dalam karir duniaku demi mencari ridho Allahu subhanahu wata’alla untuk bekal dihari yang kekal kelak.

Terusan dari sini

19 September 2008

Renungkanlah

Wahai saudaraku, coba anda bayangkan dari sekarang dan renungkan. Penerbangan Terakhir kita bukan di PESAWAT AIRLINE, tapi di KERANDA yang Dipandu Manusia, bekal kita bukan UANG / HARTA, tapi AMAL & IBADAH, baju yang kita pakai bukan kain berMERK, tapi kain KAFAN, yang melayani kita bukan PRAMUGARI tapi MALAIKAT MUNGKAR NAKIR, pendaratan kita bukan di JEPANG atau USA tapi KUBURAN, paspor kita bukan INA tapi AL - ISLAM, tempat tidur kita bukan SPRINGBED tapi TANAH, teman perjalanan kita bukan orang-orang penting atau saudara kita tapi CACING TANAH dan ULAT.